BOGOR — Upaya menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan terus dilakukan melalui edukasi dan pemanfaatan lahan kosong sebagai kawasan hijau. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Eduwisata Greenomik dalam rangka pelestarian lingkungan hidup yang dilaksanakan di Taman Bogor Baru Blok D-E, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan sekitar 20 siswa SMP Negeri 3 Bogor. Dalam kegiatan itu, Babinsa Tegallega, Serda Muhammad Ilham, melaksanakan pendampingan sekaligus memberikan edukasi kepada para siswa mengenai tanaman dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti pemanfaatan lahan kosong milik warga untuk dijadikan kawasan hijau. Pengelolaan lingkungan dilakukan bersama Kelompok Tani Dewasa (KTD) Lembur Hejo serta Pemerintah Kelurahan Tegallega dengan melibatkan unsur masyarakat setempat.
Serda Muhammad Ilham mengatakan, pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap lingkungan sekaligus sarana untuk mendekatkan generasi muda dengan kegiatan positif di wilayah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti mengenal tanaman, merawatnya, serta memanfaatkan lahan kosong menjadi kawasan hijau yang bermanfaat bagi masyarakat, ” ujar Serda Muhammad Ilham.
(Kutipan redaksional—perlu konfirmasi narasumber sebelum publikasi.)
Kegiatan turut dihadiri pengurus RW 03, guru SMP Negeri 3 Bogor, serta warga RW 03 Kelurahan Tegallega. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud kolaborasi antara TNI, pemerintah wilayah, sekolah, dan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Perwakilan masyarakat atau mitra binaan menyampaikan bahwa keberadaan kawasan hijau memberikan manfaat langsung bagi warga sekaligus menjadi ruang edukasi bagi anak-anak.
“Kami sangat mendukung pemanfaatan lahan kosong menjadi kawasan hijau. Selain membuat lingkungan lebih asri, tempat ini juga dapat menjadi sarana belajar bagi anak-anak untuk mengenal tanaman dan membangun kebiasaan mencintai lingkungan sejak dini, ” ujar perwakilan Mitra Binaan/KTD Lembur Hejo.
(Kutipan redaksional—nama dan pernyataan narasumber perlu dikonfirmasi.)
Danramil setempat menilai kegiatan tersebut sejalan dengan pembinaan teritorial, khususnya dalam membangun komunikasi dan kebersamaan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat.
“Kegiatan edukasi lingkungan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial. Kami mendorong agar sinergi antara Babinsa, pemerintah kelurahan, sekolah, kelompok tani, dan masyarakat terus diperkuat sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan asri, ” ujar Danramil.
(Kutipan redaksional—nama Danramil perlu dikonfirmasi sebelum publikasi.)
Sementara itu, Komandan Kodim 0606/Kota Bogor, Kolonel Kav. Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I., menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan di wilayah perkotaan.
“Pelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau kelompok masyarakat tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Edukasi kepada generasi muda menjadi investasi penting agar kepedulian terhadap lingkungan tumbuh menjadi karakter dalam kehidupan sehari-hari, ” ujar Dandim 0606/Kota Bogor.
(Kutipan redaksional—perlu konfirmasi langsung kepada Dandim.)
Di tingkat komando kewilayahan, Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, turut menekankan bahwa kegiatan lingkungan yang melibatkan pelajar memiliki nilai strategis dalam membentuk kesadaran sejak dini.
“Generasi muda harus menjadi bagian dari gerakan menjaga lingkungan. Melalui kegiatan edukatif dan praktik langsung, para pelajar tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar bertanggung jawab terhadap lingkungan di sekitarnya, ” ujar Danrem 061/Suryakancana.
(Kutipan redaksional—perlu konfirmasi langsung kepada Danrem.)
Senada dengan hal tersebut, Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan.
“Pelestarian lingkungan harus dibangun melalui kebersamaan dan kepedulian. Ketika masyarakat, pemerintah, TNI, sekolah, dan generasi muda bergerak bersama, kawasan yang sebelumnya kurang termanfaatkan dapat diubah menjadi ruang hijau yang memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat, ” ujar Pangdam III/Siliwangi.
(Kutipan redaksional—perlu konfirmasi langsung kepada Pangdam.)
Kegiatan Eduwisata Greenomik tersebut memiliki sejumlah tujuan, di antaranya mendukung program pemerintah di bidang lingkungan, mewujudkan wilayah binaan yang bersih, sehat, dan asri, meningkatkan komunikasi sosial serta kedekatan dengan masyarakat, membentuk karakter generasi muda yang mencintai lingkungan, menciptakan kawasan hijau di tengah kawasan perkotaan, serta memberikan edukasi mengenai tanaman kepada para siswa.
Selain memperoleh pengetahuan mengenai tanaman, para siswa SMP Negeri 3 Bogor juga diajak memahami bahwa keberadaan ruang hijau memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang nyaman dan sehat.
Kegiatan selesai sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Kolaborasi antara Babinsa, pemerintah kelurahan, sekolah, kelompok tani, dan masyarakat diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari gerakan bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.(Pers)

Updates.