KOTA BOGOR - Sebagai bagian dari upaya pembinaan teritorial dan penguatan stabilitas sosial di lingkungan masyarakat, Babinsa Kelurahan Ciwaringin Koramil 06-01/Bogor Tengah Kodim 0606/Kota Bogor bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus silaturahmi dengan warga terkait adanya pengaduan masyarakat (Dumas), bertempat di Kampung Ciereng Bawah, tepatnya di bawah jembatan RT 04 RW 11, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (05/08/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Babinsa Kelurahan Ciwaringin, Sertu Dedi Jumaedi, bersama Bhabinkamtibmas tersebut merupakan respons cepat atas laporan masyarakat mengenai terjadinya perselisihan dan kesalahpahaman antarwarga. Melalui pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis, kedua aparat kewilayahan hadir untuk menjembatani komunikasi antara pihak-pihak yang berselisih sehingga permasalahan dapat diselesaikan secara damai tanpa menimbulkan dampak yang lebih luas di lingkungan masyarakat.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan musyawarah, menjaga etika komunikasi, serta mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Berbagai pandangan, keluhan, dan penjelasan dari masing-masing pihak dihimpun dalam satu forum komunikasi yang terbuka sehingga akar persoalan dapat dipahami secara utuh dan objektif.
Hasil dari pertemuan tersebut menunjukkan adanya kesepahaman bersama untuk mengakhiri perselisihan secara damai. Kedua belah pihak menerima solusi yang telah disepakati dan berkomitmen menjaga hubungan baik sebagai sesama warga. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh nuansa kekeluargaan, kemudian dilanjutkan dengan komunikasi santai sebagai bentuk penguatan silaturahmi dan rekonsiliasi sosial.
Menurut Sertu Dedi Jumaedi, kehadiran aparat kewilayahan tidak hanya berfungsi sebagai penjaga keamanan lingkungan, tetapi juga sebagai fasilitator penyelesaian persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
"Setiap permasalahan yang muncul di lingkungan warga harus disikapi dengan kepala dingin dan semangat musyawarah. Kehadiran Babinsa bersama Bhabinkamtibmas bertujuan menjembatani komunikasi agar kesalahpahaman tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat. Alhamdulillah, melalui dialog yang terbuka, kedua belah pihak dapat menemukan titik temu dan sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, " ujar Sertu Dedi Jumaedi.
Salah seorang warga yang menjadi mitra binaan sekaligus mewakili masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan aparat kewilayahan.
"Kami merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang langsung turun ke lapangan. Pendekatan yang dilakukan sangat humanis sehingga suasana yang semula tegang dapat mencair. Kami berharap kebersamaan dan kerukunan warga tetap terjaga setelah adanya penyelesaian ini, " ungkapnya.
Sementara itu, Danramil 06-01/Bogor Tengah, Kapten Inf Sunari, menegaskan bahwa komunikasi sosial merupakan instrumen strategis dalam membangun ketahanan wilayah yang berakar pada keharmonisan masyarakat.
"Komsos bukan sekadar kegiatan silaturahmi, melainkan sarana efektif untuk mendeteksi dan menyelesaikan berbagai potensi permasalahan sosial sejak dini. Koramil akan terus mendorong setiap Babinsa agar hadir di tengah masyarakat sebagai solusi, penengah, sekaligus penggerak terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan kondusif, " tegas Kapten Inf Sunari.
Di tingkat satuan, Komandan Kodim 0606/Kota Bogor, Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara, menilai bahwa penyelesaian konflik berbasis dialog merupakan bentuk nyata implementasi pembinaan teritorial yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
"Keberhasilan menjaga stabilitas wilayah tidak hanya diukur dari aspek keamanan semata, tetapi juga dari kemampuan seluruh elemen untuk membangun harmoni sosial. Karena itu, setiap permasalahan yang muncul perlu diselesaikan melalui pendekatan yang bijaksana, mengedepankan komunikasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan gotong royong, " ujar Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara.
Senada dengan hal tersebut, Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga ketenteraman wilayah.
"Kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi ruang konsultasi bagi warga. Ketika komunikasi berjalan dengan baik, maka berbagai persoalan dapat diselesaikan secara konstruktif tanpa menimbulkan perpecahan. Inilah esensi kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus kita pelihara, " tutur Brigjen TNI Thomas Rajunio.
Lebih lanjut, Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, menyampaikan bahwa pendekatan humanis dalam pembinaan teritorial merupakan fondasi penting dalam menjaga ketahanan wilayah dan memperkuat persatuan bangsa.
"TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam III/Siliwangi, senantiasa mendorong seluruh aparat kewilayahan untuk hadir sebagai solusi bagi masyarakat. Setiap persoalan yang dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah akan menjadi kekuatan dalam mempererat persatuan, memperkuat solidaritas sosial, serta menjaga kondusivitas wilayah secara berkelanjutan, " pungkas Mayor Jenderal TNI Kosasih.
Kegiatan komunikasi sosial dan mediasi yang dilaksanakan di Kelurahan Ciwaringin tersebut menjadi cerminan sinergi yang kuat antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis. Dengan mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan berorientasi pada solusi, setiap potensi konflik dapat dikelola menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

dedi Jumaedi01